Banyuwangi punya kombinasi wisata yang jarang ditemukan di satu daerah sekaligus: gunung berapi dengan fenomena unik, savana ala Afrika, dan pantai-pantai eksotis. Itinerary 3 hari 2 malam ini cukup untuk mencicipi semuanya tanpa terburu-buru.

Hari 1: Tiba dan Aklimatisasi

Setelah tiba di Banyuwangi (baik lewat travel, kereta, atau pesawat), gunakan hari pertama untuk istirahat dan wisata santai di sekitar kota — misalnya explore kuliner lokal atau ke Djawatan yang terkenal dengan hutan trembesinya yang instagramable. Tidur lebih awal karena hari kedua akan dimulai sangat dini.

Hari 2: Kawah Ijen (Dini Hari) + Baluran (Siang)

Ini hari paling padat. Trekking ke Kawah Ijen dimulai tengah malam untuk mengejar fenomena blue fire, turun kembali sekitar pagi hari. Setelah istirahat sebentar dan sarapan, lanjutkan perjalanan ke Taman Nasional Baluran yang dijuluki "Little Africa"-nya Indonesia karena savananya yang luas.

Hari kedua ini fisik akan terkuras karena kombinasi trekking dini hari dan perjalanan siang. Pastikan cukup tidur di hari pertama dan bawa bekal makanan ringan untuk energi tambahan.

Hari 3: Wisata Pantai Sebelum Pulang

Sebelum kembali, sempatkan mampir ke pantai-pantai selatan Banyuwangi yang punya karakter berbeda-beda — ada yang cocok untuk surfing, ada yang lebih tenang untuk sekadar bersantai. Ini jadi penutup perjalanan yang lebih rileks setelah dua hari yang cukup menguras tenaga.

Mau Itinerary Ini Diatur Sekaligus? Satu paket: armada, sopir, dan rute Ijen-Baluran-Pantai jadi satu.

Lihat Paket & Pesan →

Tips Menyusun Itinerary Sendiri

Kalau menyusun sendiri, perhatikan waktu tempuh antar lokasi karena jaraknya cukup jauh satu sama lain. Menggunakan satu penyedia jasa untuk armada dan sopir yang hafal rute biasanya jauh lebih efisien dibanding pindah-pindah kendaraan atau menyewa terpisah untuk tiap destinasi.